Saat cahaya ini mulai redup
Tak kusangka kau datang mengembalikan cahayaku
Dengan segala aral melintang yang ada di hadapan
Kau trus meyakinkan ku untuk tetap bertahan
Karna seringnya ku menangis di kegelapan malam
membuatku merasa dunia seakan kelam
Namun kau menjelma menjadi serupa kasih
Yang merasuki ku tuk melupakan semua sedih
Bak bunga merekah yang slalu dihisapi lebah
Semua kebahagiaan itupun menjadi masalah
membuat langkahku tak tentu arah
Yang pada akhirnya aku jua yang harus mengalah
Namun kan kucoba terangi lagi cahayaku
Kan kucoba lupakan semua sedih & masalahku
Kan kucoba mengalah demi kebahagiaanku
Karna ku ingin tetap bersama
Karna kita adalah saudara . . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar